Konsferensi Qatar

Saat ini tengah berlangsung konferensi para  pemimpin Arab di Qatar. ana langsung menyaksikan beritanya di stasiun TV Al-Jazeera. Diantara mereka yang datang:

  1. Emir Qatar                                   (Qatar, Penyelenggara)
  2. Khalid Misy’al                             (Hamas)
  3. Umar Basyir                                (Presiden Sudan)
  4. Mahmud Ahmadinejad          (Presiden Iran)
  5. Alwi Syihab                                 (wakil Indonesia)
  6. Misyil Sulaiman                        (Presiden Libanon)
  7. Basyar Asad                               (Presiden Syiria)
  8. Tharik Al-Hasyimi                   (wakil presiden Irak)
  9. Utusan  Presiden Libia           (Libia)
  10. Utusan Senegal                         (Senegal)

kepala negara Arab yang lainnya ana ga nyaksikan kepotong shalat Isya. sedangkan yang tidak hadir  adalah:

  1. Mahmud Abbas                        (Presiden Palestina versi Amerika)
  2. Husni  Mubarak                        (Presiden Mesir)
  3. Raja Abdullah                           (Raja Saudi Arabia)
  4. Ali Zainal Abidin                     ( Presiden Tunis)

Khalid Misy’al :

Khalid Misy’al mengatakan: “karena tidak mampu mengalahkan hamas, israel menumpahkan dendam dan kebenciannya dengan cara membombardir Gaza, menembaki warga sipil yang terdiri dari anak-anak, wanita dan orang tua. mereka juga menghancurkan bangunan bahkan rumah sakit dan sekolah.”

“Kami tidak akan menerima syarat yang diajukan israel untuk menghentikan penggunaan senjata.”

“israel sekarang tidak akan seperti israel dahulu yang bisa menang. mereka sekarang lemah dan tidak akan menang.”

Pernyataan Hamas:

  1. Buka blokade dan pintu masuk ke jalur Gaza.
  2. israel bertanggung jawab atas semua kerusakan di Gaza dan menyeret penjahat perang ke mahkamah internasional.
  3. Hak kebebasan untuk rakyat Gaza dan Palestina.
  4. Memutuskan segala bentuk hubungan dengan israel.
  5. Kepedulian para pemimpin Arab atas masalah Palestina (Gaza)

Sangat disayangkan Mahmud Abbas tidak datang. padahal dialah orang yang seharusnya berdiri untuk memperjuangkan Palestina (Gaza). begitu juga Husni Mubarak yang telah ikut ambil menambah kesengsaraan kaum muslimin di Jalur Gaza. dan yang terakhir adalah Abdullah  Raja Saudi. beliau seharusnya berada diposisi terdepan seperti ketika Khalifah Umar bin Khattab membela kaum muslimin dari yahudi. seperti Umar bin Abdul Aziz. seperti Shalahuddin Al-Ayubi. seperti Al-Fatih dan Abdul Hamid II.

kekuasaan memang bisa menjadikan lupa dan pura-pura lupa. kesenangan dunia bisa menipu dan menunggangi. maka sangat tepat ketika Khalifah Umar bin Khattab berkata: “Ya Allah jadikanlah dunia ditanganku, jangan jadikan ia menguasai hatiku.” (mar atau Ali Ya?) maka kemudian ia tidur diatas pasir dibawah pohon kurma. ia kemudian meninggalkan indahnya mimpi dalam tidur panjang.  ia menangis dan berkata: “apakah engkau akan menanggung kewajibanku ketika Allah menanyakannya diakhirat?” di lain waktu ia berkata: “sungguh seekor unta yang hilang  dipinggir sungai Eufrat akan dimintai pertanggung jawabannya.”

jadi, sperti dikatakan Umar Basyir dalam pidatonya tadi  “masalah Palestina adalah masalah esensial seluruh kaum muslimin, bukan hanya masalah bangsa Arab saja.”  ia juga mengatakan: “Mengangkat dan meninggikan panji-panji Islam bukan berarti menundukan dan menghinakan diri dan cuci tangan dari permasalahan.”

Peran Indonesia:

sebagai negara besar dengan penduduk muslim terbesar di dunia, maka Indonesia sangan tepat dengan mengambil bagian dalam masalah Palestina. maka kehadiran wakil Indonesia pada konsperensi ini semakin menguatkan posisi bahwa Indonesia berada di barisan Palestian. mendukung kemerdekaan dan menentang penjajahan yang tidak sesuai dengan pembukaan UUD negara.

Konferensi ini adalah follow up dari usaha para ulama yang berkumpul dan mendatangi para penguasa Arab untuk peduli dan mengambil sikap atas Masalah Gaza. dan indonesiapun memiliki peran signifikan, Dr. Hidayat Nur Wahid termasuk diantara mereka bersama-sama dengan Dr. yusuf Al-Qaradhawi.

Allahumma ashlih jami’a wulatil muslimin

Allahummanshur ikhwaana al-mujahidin fi filisthin.


Catatan:

ini adalah hasil pengamatan dan pemahaman ana dari berita. jika ada data yang kurang valid atau salah, mohon untuk diperbaiki.

    Tinggalkan Balasan

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.